Loncat ke Konten

Melindungi Keanekaragaman Hayati dengan Mendukung Masyarakat

Terapkan untuk Hibah
Gambar close-up seekor primata kecil berwarna abu-abu dengan mata besar di dahan pohon.

Tarsius, Sulawesi, Indonesia. 

© Riza Marlon

Yayasan Hempel Berinvestasi di CEPF, Menjadi Donor Global

Fokusnya adalah pada Konservasi yang Dipimpin Secara Lokal di Kawasan Keanekaragaman Hayati Wallacea di Indonesia.

01 Mei 2026

Yayasan Hempel, sebuah lembaga filantropi yang berbasis di Denmark, telah menandatangani perjanjian untuk menginvestasikan US$5 juta di Dana Kemitraan Ekosistem Kritis (CEPF) untuk mendukung aksi konservasi yang dilaksanakan oleh organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

Pendanaan baru ini akan memperluas kemitraan yayasan dengan CEPF dan tim implementasi regional CEPF di Kawasan Keanekaragaman Hayati Wallacea, Burung Indonesia. Hasilnya akan berupa peningkatan sumber daya dan keberlanjutan bagi keanekaragaman hayati darat Wallacea dan masyarakat yang bergantung padanya, karena mereka menghadapi ancaman dari pertambangan, deforestasi, dan perubahan penggunaan lahan.

Yayasan ini juga bergabung dengan Dewan Donor CEPF, yang menyetujui area prioritas dan strategi investasi serta memberikan panduan strategis.

Yayasan Hempel adalah pemilik mayoritas Grup Hempel dan sebuah yayasan filantropi yang berdedikasi untuk mempercepat perubahan positif. Strategi filantropi yayasan ini berfokus pada memastikan pendidikan berkualitas bagi semua anak; melestarikan area keanekaragaman hayati utama di titik-titik panas global; memulihkan alam di Denmark, tempat yayasan telah mengembangkan dan menerapkan “The Wilderness”; mengembangkan solusi pelapis yang berkelanjutan; dan memperkuat kesejahteraan dan ketahanan anak-anak dan remaja di Denmark. 

"Komitmen Yayasan Hempel terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan kesejahteraan manusia telah mendorong perubahan positif yang penting di seluruh dunia. Perluasan kemitraan yayasan dengan CEPF dan para donaturnya ini akan memungkinkan organisasi-organisasi di Indonesia untuk meningkatkan upaya mereka dalam melestarikan keunikan kawasan keanekaragaman hayati Wallacea dan membantu masyarakat untuk berkembang," kata Olivier Langrand, direktur eksekutif CEPF. 

CEPF adalah inisiatif bersama dari l'Agence Française de DéveloppementConservation InternationalUni EropaYayasan FrankliniaYayasan Hans WilsdorfFasilitas Lingkungan GlobalPemerintah KanadaPemerintah Jepang, Yayasan Hempel ke Bank DuniaTujuan mendasarnya adalah memastikan masyarakat sipil terlibat dalam konservasi keanekaragaman hayati.